Faktor Eksternal Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Posted on

Faktor Eksternal Tumbuhan – Salah satu ciri-ciri utama makhluk hidup adalah tumbuh. Pertumbuhan ditandai dengan bertambahnya bentuk, panjang, tinggi, berat dan volume makhluk hidup. Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan contohnya Bayi akan tumbuh dan beranjak dewasa, telur ayam akan menetas dan tumbuh menjadi ayam hingga menjadi ayam dewasa, dan biji tanaman yang ditanam akan tumbuh menjadi semakin besar hingga menghasilkan buah. Proses pertumbuhan makhluk hidup bersifat irrevesible atau bergerak maju dan tidak dapat diulang. Kali ini IPA akan membahas lengkap mengenai faktor eksternal pertumbuhan daa perkembangan tumbuhan.

Terdapat 2 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Kali ini kita ulas terlebih dahulu Faktor Eksternal Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan.

Baca : Proses Tumbuhan yang Berkembang Biak dengan Tunas

Faktor Eksternal Pertumbuhan

Faktor Eksternal adalah faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Faktor eksternal tersebut antara lain Unsur hara, cahaya, air, suhu, oksigen, karbondioksida dan kelembapan.

Sedangkan faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam tubuh makhluk hidup seperti: gen dan hormon.

Berikut penjelasan faktor eksternal pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan

Air

Air menjadi kebutuhan vital bagi tumbuhan. Air dibutuhkan tumbuhan sebagai media berlangsungnya reaksi kimia dalam sel, komponen dasar pembentukan zat makanan dan membantu mengedarkan zat makanan ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Tumbuhan yang kekurangan air akan layu, serta warna hijau tumbuhan akan berubah menjadi kuning, kering dan menjadi mati.

Baca : Struktur Organ Pada Tumbuhan 

Oksigen

Tumbuhan membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi. Oksigen digunakan untuk memecah zat-zat makanan yang mereka buat sehingga akan menghasilkan senyawa sederhana dan sejumlah energi. Selanjutnya energi yang dihasilkan tumbuhan digunakan untuk berberbagai kebutuhan hidupnya, seperti untuk tumbuh. Pemecahan zat makanan menggunakan oksigen disebut dengan proses respirasi seluler.

Karbon Dioksida

Hampir mirip dengan fungsi air, karbon dioksida dibutuhkan tumbuhan untuk proses pembentukan zat makanan selalui proses fotosintesis. Tumbuhan yang kekurangan suplai karbon dioksida menyebabkan pembentukan makanan menjadi berkurang.

Suhu

Kebutuhan suhu tumbuhan selama masa pertumbuhan dan perkembangan berbeda-beda, tergantung dari jenis tumbuhan dan tempat hidupnya. Umumnya pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan biasa berlangsung pada suhu 4-45 derajat C dan optimum kisaran 28 – 33 derajat C. Suhu optimun dibutuhkan, karena proses pertumbuhan merupakan enzimatis yang membutuhkan bantuan enzim. Enzim tidak dapat bekerja pada suh yang terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Baca : Struktur Batang Dikotil

Cahaya

Tumbuhan membutuhkan cahaya untuk melangsungkan fototsintesis. Tumbuhan yang tercukupi cahaya akan tumbuh menjadi tumbuhan yang kokoh dan segar, sedangkan tumbuhan yang berada di ruang gelap dan tidak tercukupi cahaya akan menghasilkan batang tumbuh panjang namun dalam kondisi lemak, daun berukuran kecil dan tumbuhan tampak pucat.

Unsur hara

Tumbuhan membutuhkan unsur hara yang tersimpan dalam tanah. Zat hara adalah unsur makronutrien dan mikronutrien, misalnya karbondioksida. Unsur hara dalam tanah digunakan sebagai komponen penyusun zat organik dalam sel tumbuhan.

Kelembapan (pH)

Kelembapan dipengaruhi oleh kandungan air yang ada di udara. Namun tidak hanya udara, tanah juga memiliki kelembapan. Tumbuhan membutuhkan kelembapan yang berbeda-beda tergantung jenis tanamananya. Kelembapan udara berpengaruh pada kemampuan tumbuhan melakukan transpirasi (penguapan). Saat kelembapan rendah, maka kemampuan transpirasi akan meningkat dan diikuti juga dengan meningkatnya kemampuan penyerapan air dan mineral dalam tanah. Sebaliknya saat kelembapan tinggi, laju transpirasi akan mengalami penurunan. Artinya ketersediaan nutrisi yang diperlukan tumbuhan juga akan berkurang dan akan menghambat pertumbuhannya.

Baca : Perbedaan Batang Dikotil dan Monokotil

Demikian artikel mengenai Faktor Eksternal Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan . Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.