Pengertian Zat Cair, Ciri-Ciri, Sifat, Rumus Pemuaian dan Contoh Soal [LENGKAP]

Posted on

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti sering bertemu dengan berbagai benda dalam berbagai bentuk. Benda tersebut merupakan zat yang tersusun atas partikel-partike yang meliputi zat padat, zat cair dan zat gas. Setelah sebelumnya kita bahas tentang Zat Padat, kali ini kita membahas tentang zat cair.

Dibawah ini akan kami jelaskan secara tuntas tentang zat cair, seperti pengertian zat cair, ciri- ciri zat cair, Sifat dan Contoh Zat cair.

Baca Juga : Pengertian Zat Padat

Pengertian Zat Cair

Sebelum membahas pengertian zat cair, sebaiknya ketahui terlebih dahulu pengertian Zat. Zat adalah sesuatu yang memiliki Massa dan Volume. Dalam semua benda terdiri dari zat atau benda. Berdasarkan wujudnya, zat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu zat padat, zat cair dan zat gas. Namun kali ini kita akan membahas tentang zat cair secara tuntas.

Zat cair adalah zat yang volumenya mengikuti bentuk wadahnya. Zat cair merupakan salah satu jenis fluida, dan zat fluida merupakan zat dengan partikel-partikel yang dapat bergerak bebas dan saling melewati. Fluida akan menyesuaikan bentuknya sesuai dengan wadahnya.

Zat cair memiliki tatanan partikel dan molekul yang rapat jadi sulit dimampatkan. Namun, partikel dan molekul memiliki energi yang cukup untuk mengatasi sebagian daya tarik-menarik dengan molekul didekatnya, sehingga bisa bergeser dan saling melewati.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa zat cair memiliki volume yang tetap, namun bentuknya akan berubah-ubah sesuai dengan wadah yang ditempatinya.

Sebagai contoh air dalam gelas, maka bentuknya akan mengikuti bentuk dari gelas tersebut. Sedangkan jika air dimasukkan ke dalam ember, maka bentuknya akan kembali berubah mengikuti bentuk dari ember tersebut.

Meskipun bentuknya berubah, namun volume yang dimiliki zat cair selalu tetap. Hal ini karena molekul atau partikel penyusun zat cair memiliki jarak yang berjauhan antara satu sama lain. Dengan demikian maka partikel dalam zat cair lebih bebas bergerak karena ikatan antara partikel tidak begitu kuat.

Ciri-Ciri Zat Cair

Beberapa ciri-ciri zat cair, antara lain:

  • Zat cair memiliki volume yang tetap.
  • Zat cair memiliki susunan partikel yang renggan dan kurang teratur.
  • Zat cair memiliki letak molekul yang berdekatan.
  • Zat cair memiliki gaya tarik menarik antar partikel yang lemah.
  • Zat cair memiliki bentuk yang selalu berubah-ubah sesuai dengan wadah yang ditempatinya.
  • Zat cair memiliki gerak partikel bebas tapi tidak menginggalkan kelompoknya. Hal inilah yang menyebabkan bentuk dari zat cair selalu berubah dan menyesuaikan bentuk wadahnya.

Sifat Sifat Zat Cair

Selain ciri-ciri, zat cair juga memiliki beberapa sifat yang terdapat pada zat cair, berikut diantaranya:

  • Zat cair memiliki permukaan yang selalu datar.
  • Zat cair mengalir dari tempat tinggi menuju ke tempat rendah.
  • Zat air menekan kesegala arah.
  • Letak partikel zat cair saling berdekatan.
  • Susunan antar partikel pada zat cair tidak teratur.
  • Zat cair juga dapat menyebar ke celah yang sangat kecil seperti menembus kaca.
  • Gerakan zat cair agak bebas, sehingga partikel penyusunnya dapat bergeser dari tempatnya, namun tidak terlepas dari kelompoknya.

Rumus Pemuaian Zat Cair

Setiap Zat akan mengalami pemuaian ketika mengalami kenaikan suhu atau dipanaskan. Namun, tidak dengan air, karena ketika air dipanaskan dari 0^C sampai 4^C maka air akan menyusut. Sifat tersebut dapat dikenal dengan anomali air.

Zat cair hanya mengalami pemuaian volume saya, dan tidak ada pemuaian panjang atau luas. Hal ini berkaitan dengan sifat zat cair yang memiliki bentuk berubah-ubah sesuai dengan bentuk wadah yang ditempatinya.

Secara matematis rumus pemuaian zat cair mirip dengan rumus pemuaian volume zat padat. Hanya saja pemuaian zat cair ditentukan dari koefisien muai volume nya b. Berikut rumus pemuaian zat cair

ΔV = Vo.b.ΔT

Keterangan:

  • ΔV : penambahan volume yang terjadi
  • Vo : volume awal
  • ΔT : selisih suhu
  • b : koefisien muai volume zat cair

Contoh Soal Pemuaian Zat Cair

Ada sebuah panci yang berisi air penuh dengan isi volume sebanyak 4 liter, selanjutnya air tersebut dipanaskan hingga mengalami kenaikan suhu sebesar 80°C. Lalu hitunglah berapakah volume air yang akan tumpah dari panci tersebut? (koefisien muai air 0.004/°C)

Jawab:

Volume air yang tumpah = penambahan volume air akibat pemanasan.

Sehingga:
ΔV = Vo.ΔT.b = 4. 80. 0.004
ΔV = 1,28 liter

Contoh Zat Cair

AnggurEmbunKuahRaksa
AirJus jerukMaduSpiritus
BensinKarbol (pembersih lantai)MirasSusu
Cairan infusKecapOliTeh
DarahKeringatParfumUrin

Perubahan Wujud Benda

Zat Padat, zat Cair dan Zat Gas juga mengalami perubahan wujud benda. Dalam ilmu fisika, perubahan wujud zat dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya seperti:

Mencair : perubahan wujud zat padat menjadi zat cair. Contohnya : es mencair, lilin yang terbakar dan meleleh.
Membeku : perubahan wujud zat cair menjadi zat padat. Contohnya : air yang membeku.
Mengembun : perubahan wujud zat gas menjadi zat cair. Contohnya : Embun.
Menguap : Perubahan wujud zat cair menjadi zat gas. Contohnya : uap air.
Menyumblim : perubahan wujud zat padat menjadi zat gas. Contohnya : Kapur barus yang semakin lama habis sendiri.
Mengkristal : Perubahan wujud gas menjadi zat padat. Contohnya : kristal

Demikian artikel mengenai Pengertian Zat Cair .Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.