√ Rantai Makanan Ekosistem Kebun, Pengertian dan Contoh Ekosistem di Kebun [LENGKAP]

Posted on

Rantai Makanan Ekosistem Kebun – Kebun adalah ekosistem buatan manusia yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Umumnya area kebun biasanya ditanami dengan tanaman budidaya. Pada setiap ekosistem terdapat interaksi yang saling ketergantungan seperti proses makan memakan atau rantai makanan diantara komponen ekosistem kebun tersebut. Kali ini IPA akan membahas tentang Rantai Makanan Ekosistem Kebun, Pengertian dan Contoh Ekosistem di Sawah lengkap dengan gambarnya.

Pengertian rantai makanan adalah pola perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan, atau bisa diartikan juga rantai makanan sebagai proses di mana makhluk hidup saling makan-memakan secara linier untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Rantai makanan dibedakan menjadi dua, yaitu rantai makanan ekosistem darat dan rantai makanan ekosistem air. Kali ini IPA akan membahas rantai makanan ekosistem kebun yang masuk dalam kategori ekosistem darat.

Baca Juga : Rantai Makanan Ekosistem Sawah dan Contohnya

Rantai Makanan Ekosistem Kebun

Rantai makanan dikebun adalah peristiwa atau kegiatan makan dimakan pada area kebun, mangsa dimangsa antara makhluk hidup satu yang lainnya dengan urutan dan arah tertentu. Dalam urutannya, setiap masing masing mahluk hidup berperan sesuai dengan posisi, kedudukan dan kemampuannya masing-masing.

Ciri Ekosistem dikebun, antara lain:

  • Ekosistem tidak terbentuk secara alami, tapi dibuat oleh manusia.
  • Kenekaragaman flora dan fauna rendah.
  • Tumbuhan yang ditanam sesuai keinginan manusia.
  • Tanaman budidaya berperan sebagai produsen dalam rantai makanan.
  • Biasanya hewan dalam area kebun merupakan hewan peliharaan dan beberapa hama pengganggu.

Alur Rantai Makanan

Alur rantai makanan yang terjadi pada ekosistem

[su_note note_color=”#7b32a7″ text_color=”#ffffff”]

Produsen → Konsumen I → Konsumen II → Konsumen III → Pengurai atau Dekomposer.

[/su_note]

Produsen

Produsen rantai makanan kebun adalah tumbuhan yang memiliki klorofil dan bisa melakukan fotosintesis untuk membuat makanan sendiri atau disebut dengan autorof. Makanan yang dihasilkan oleh tumbuhan menggunakan bantuan sinar matahari untuk melakukan proses fotosintesis. Contoh organisme produsen rantai makanan kebun meliputi tanaman yang ada dalam area kebun seperti, tanaman budidaya, bunga, pohon mangga dan tanaman produktif lainnya.

Konsumen I

Konsumen tingkat I pada rantai makanan kebun adalah pemakan produsen tingkat produsen. Konsumen tingkat I biasanya hewan herbivora atau hewan pemakan tumbuhan. Contoh konsumen tingkat I rantai makanan kebun seperti, kambing, sapi, ulat, belalang, kelinci, tikus kebun, dan hewan pemakan tumbuhan lainnya.

Konsumen II

Konsumen tingkat II adalah konsumen yang mendapatkan sumber energi atau makanan dari konsumen tingkat I. Konsumen tingkat II biasanya tergolong hewan karnivora atau hewan pemakan daging. Contoh hewan pemakan daging seperti ular dan katak.

Konsumen III

Konsumen III adalah konsumen yang mendapatkan sumber energi dengan memakan konsumen kedua. Contoh hewan konsumen tersier adalah burung elang, alap – alap, harimau, singa dan lainnya.

Pengurai atau Dekomposer

Pengurai atau Dekomposer adalah organisme yang bertugas untuk mengurai bangkai- bangkai makhluk hidup (pengurai). Pada ekosistem kebun yang merupakan tipe pengurai yaitu bakteri, jamur dan berbagai jenis cacing. Ketiga pengurai tersebut termasuk mikroba yang bekerja pada makhluk hidup yang mati, sehingga energi mampu di kembalikan ke lingkungan berupa nutrisi yang mampu menyuburkan tanah dan karbondioksida pada udara.

Contoh Rantai Makanan Di Kebun

Berikut adalah beberapa contoh mengenai rantai makanan di kebun.

  1. Energi matahari → bunga → ulat → burung pipit → burung elang → pengurai
  2. Energi matahari →sawi → ulat → burung → kucing → pengurai
  3. Energi matahari → teh → ulat → belalang → burung → ular → burung elang → pengurai
  4. Energi matahari → sayuran → ayam → musang → pengurai
  5. Energi matahari → bayam → ulat → ayam → ular → burung elang → pengurai
  6. Energi matahari → bunga → belalang → ayam → ular → burung elang → pengurai
  7. Energi matahari → rumput → kelinci → ular → burung elang → pengurai
  8. Energi matahari → mangga → ulat → burung pemakan ulat → ular → burung elang → pengurai
  9. Energi matahari → rumput → ulat → ayam → ular → burung elang → pengurai
  10. Energi matahari → bunga matahari → ulat → burung pemakan ulat → burung elang → pengurai
  11. Energi matahari → sawi → ulat → burung pipit → burung elang → pengurai
  12. Energi matahari → sawi → belalang → burung pipit → burung elang → pengurai
  13. Energi matahari → sawi → belalang → katak → ular → burung elang → pengurai
  14. Energi matahari → sawi → tikus kebun → burung elang→ pengurai
  15. Bunga → lebah → burung pipit → elang → pengurai
  16. Bunga → kupu-kupu → musang → ular → pengurai
  17. Tanaman sawi → ulat → ayam → ular → pengurai
  18. Daun pisang → ulat → ayam → musang → pengurai
  19. Daun pisang → ulat → burung → kucing → pengurai
  20. Tanaman bayam → ulat → ayam → manusia → pengurai
  21. Tanaman bayam → belalang → katak → ular → pengurai

Dari contoh diatas, energi matahari berfungi sebagai sumber energi utama untuk membuat makanan di dalam klorofil daun melalui proses fotosintesis.

Demikian artikel mengenai Rantai Makanan Ekosistem Kebun. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.