Categories
Biologi

Anatomi Tulang Tengkorak Manusia : Bagian dan Fungsi Penjelasannya Paling Lengkap

Seperti yang telah kita ketahui, tubuh manusia terdiri dari susunan tulang yang membentuk rangka manusia untuk melindungi organ-organ penting dalam tubuh manusia, membentuk sistem gerak yang membantu tubuh untuk bisa bergerak dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Anatomi tulang manusia dibagi menjadi 2 bagian, yaitu kerangka aksial dan kerangka apendikular. Salah satunya adalah Tulang Tengkorak. Untuk itu kali ini kita akan membahas secara lengkap tentang anatomi tulang tengkorak lengkap dengan fungsi dan penjelasannya.

Baca Juga : Bagian Bagian Tulang Manusia

Tulang Tengkorak Manusia

Tulang tengkorak merupakan kumpulan tulang yang membentuk struktur wajah dan kepala serta berfungsi untuk melindungi otak dari benturan. Tulang tengkorak tersusun dari gabungan 22 tulang, terkecuali bagian tulang rahang (mandibula). Tulang tengkorak berfungi untuk membentuk kepala manusia dan melindungi bagian penting dari otak. Sebenarnya tengkorak terdiri dari tulang yang berbeda. Beberapa tulang melindungi otak dan yang lainnya membentuk struktur wajah.

Tulang tengkorak dibagi menjadi dua kelompok yaitu tulang kepala (kranium) dan tulang wajah.

Tulang tengkorak tersusun dari tulang dahi (frontal), tulang ubun-ubun (parietal), tulang pelipis (temporal) dan tulang pembentuk wajah meliputi tulang baji, tulang pipi, tulang rahang atas (maksila), tulang rahang bawah (manidbula), tulang air mata(lakrimal) dan tulang hidung (nasal).

Baca Juga : Tulang Rusuk Manusia

Fungsi Tulang Tengkorak Manusia

Tulang manusia berfungsi untuk melindungi dan membentuk tubuh, pada bagian otak berfungsi untuk melindungi organ pada otak. beberapa fungsi lain dari tulang manusia adalah sebagai berikut:

  • Penyokong, yaitu untuk menahan organ vital dan tulang belakang serta menopang tubuh untuk tegak.
  • Memproduksi sel darah merah, sel darah merah berfungsi untuk membawa oksigen, sedangkan sel darah putih berfungsi untuk melindungi diri dari infeksi yang di produksi di sumsum tulang.
  • Gerakan, otot-otot pada tulang saling terhubung dan ketika terdapat kontraksi pada otot maka tulang-tulang dapat bergerak.

Baca Juga : Pengertian Tulang Rawan

Bagian Tulang Tengkorak

Tulang tengkorak merupakan bagian dalam pada kepala yang terdiri dari beberapa tulang dan fungsinya. Tulang tengkorak berfungsi untuk mempertahankan bentuk dan kekuatan untuk melindungi otak. Secara umum, tulang tengkorak disusun atas 6 bagian penyusun yang masing-masing susunan bekerjasama untuk melindungi organ vital yang berhubungan dengan otak. Berikut ini adalah beberapa susunan dari tulang tengkorak manusia.

Tulang Baji (Sphenoid)

Tulang baji terletak di antara tulang dahi dan tulang pelipis dengan ukuran yang cukup kecil serta cenderung cekung ke dalam. Tulang baji berfungsi untuk mengamankan otak bagian sudut tepatnya di sisi samping bawah wajah dan otak merupakan organ paling vital untuk mengoperasikan segala aktifitas dalam tubuh manusia yang harus dilindungi dari segala sudut.

Tulang Dahi (Frontal)

Tulang dahi terletak di bagian wajah depan kepala dan melebar kesamping hingga ke bagian tengah telinga dan diatas tulang pelipis. Fungsi tulang dahi untuk melindungi organ dalam kepala melalui depan. Tulang dahi dapat diraba karena letaknya dibagian luar. Serta memiliki ukuran dan bentuk yang beragam menyesuaikan bentuk wajah seseorang.

Tulang Kepala Belakang (Osipital)

Tulang osipital memiliki bentuk seperti cawan yang berfungsi sebagai tempurung, melengkung dan memiliki rongga. Tempurung juga berfungsi untuk melindungi otak di kepala belakang dan organ-organ dalam telinga. Selain itu, tempurung kepala juga memiliki peranan yang pentung untuk meminimalisir dampak ketika terjadi benturan, jatuh dan trauma pada kepala.

Baca Juga : Fungsi Paru-Paru Manusia

Tulang Pelipis (Temporal)

Tulang pelipis terletak di samping bagian dahi dan mata atau persis terletak di atas tulang pipi dengan bentuk melengkung di depan telinga. Tulang pelipis terbagi menjadi dua bagian yang berada dikedua sisi samping kepala. Fungsi tulang pelipis memiliki fungsi yang sama dengan tulang-tulang kepala lainnya yaitu untuk melindungi otak sebagai tujuan utamanya. Secara spesifik, tulang pelipis merupakan tempat melekatnya otot-otot pendukung kinerja otak.

Tulang Tapis (Ethmoid)

Tulang tapis terletak di bagian depan tulang baji dan diantara bagian tulang mata dengan bentuk tulang pipih, kecil dan ada dua tulang. Tulang tapis berfungsi untuk membentuk dinding belakang lekuk mata, membantu proses penglihatan dan menjaga kesehatan rongga nasal (tulang hidung).

Tulang Ubun-ubun (Parietal)

Tulang ubun-ubun terletak di bagian tengah atas kepala dan melebar hingga ke setengah kepala. Memiliki fungsi yang sama dengan tulang tengkorak lainnya yaitu untuk melindungi otak. Pada bayi yang baru lahir, tulang ubun-ubun menjadi sangat rawan karena mempengaruhi tumbuh kembang bayi dan memiliki peran untuk menjaga otak tengah (mid brain) dan bagian otak belakang.

Baca Juga : Sistem Pernapasan Manusia

Bagian-bagian tulang pipih pada tengkorak pada saat berhubung akan membentuk alur atau pola jahitan yang disebut dengan Sutura. Total terdapat 33 jenis sutura pada tulang tengkorak, namun hanya ada 3 jenis sutura yang memiliki peranan penting dalam tengkroak manusia, yaitu:

  1. Sutura koronalis terletak di antara perbatasan tulang frontal dan tulang parietal.
  2. Sutura sagitalis terletak di antara tengah-tengah tulang tengkorak dan menjadi batas menyatunya tulang parietal sebelah kanan dan kiri.
  3. Sutura lambdoidal melintang horizontal sebagai pembatas antara tulang oksipital dan tulang parietal di sebelah kanan dan kiri.

Namun pada seorang bayi, sutura belum sepenuhnya menyatu atau menutup untuk mengakomodasi pertumbuhan otak yang masih terus berlanjut dan sutura sutura akan menutup pada saat anak berusia kurang lebih 2 tahun.

Baca Juga : Gangguan Pada Sistem Pernapasan Manusia

Tulang Pembentuk Wajah dan Fungsinya

Tulang tengkorak juga terdiri dari tulang-tulang lain yang merupakan struktur pembentuk wajah yang terdiri dari:

  1. Tulang lacrimal
    Tulang lacrimal merupakan tulang dengan ukuran terkecil di wajah yang memiliki bentuk dinding rongga mata bagian tengah di dekat hidung. Tulang lacrimal ini juga ada di dekat kantung air mata.
  2. Tulang maksila
    Tulang maksila merupakan bagian tulang rahang atas sebagai tempat untuk tumbuhnya gigi-gigi atas.
  3. Tulang mandibula
    Tulang mandibula merupakan bagian tulang rahang bawah yang menjadi satu-satunya tulang wajah yang bisa bergerak. Hal ini karena tulang rahang bawah membentuk persendian bersama dengan dasar dari tulang kepala dan membentuk temporomandibular joints (TMJ).
  4. Tulang nasal
    Tulang nasal merupakan tulang yang membentuk batang hidung dan memiliki ukuran yang cukup panjang dibandingkan dengan tulang wajah lainnya.
  5. Konka nasal inferior
    Konka nasal inferior terletak di dalam rongga hidung dan merupakan tulang yang membuat permukaan di rongga hidung memiliki sedikit tanjakan. Bentuk tanjakan tersebutlah yang berfungsi menambah jumlah masuknya udara bersih yang dapat menyentuh seluruh bagian dalam hidung untuk menjaga kelembapannya.
  6. Tulang palatum
    Tulang palatum merupakan tulang yang membantuk langit-langit yang keras atau disebut dengan Palatum Durum. Sedangkan dibagian belakangnya terdapat langit-langit mulut yang lunak atau disebut dengan Palatum Molle.
  7. Tulang vomer
    Tulang vomer merupakan jenis tulang yang juga membentuk septum hidung, tepatnya di bagian posterior atau belakang hidung.
  8. Tulang zygomaticus
    Tulang zygomaticus merupakan jenis tulang yang membentuk struktur pipi wajah yang terletak berbatasan dengan tulang frontal, tulang sphenoid, temporal dan tulang maksila.

Kelainan Pada Tulang Tengkorak Manusia

Meskipun di desain dengan sangat kuat, tulang tengkorak tetap masih berpotensi mengalami cedera maupaun trauma yang dapat menimbulkan keretakan. Biasanya tulang tengkorak mengalami kerusakan ketika mengalami kecelakaan yang menyebabkan adanya benturan keras pada tulang tengkorak sehingga menyebabkan cedera pada kepala. Berikut ini beberapa kelainan dan kerusakan pada tulang tengkorak antara lain:

  • Craniosynostosis
    Craniosynostosis merupakan kelainan penutupan sutura yang terlalu cepak. Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi dan menyebabkan bentuk kepala atau struktur wajah menjadi tidak seperti biasanya.
  • Fibrous dysplasia
    Fibrous dysplasia terjadi karena adanya mutasi sel tulang sehingga membuat jaringan tulang tidak dapat terbentuk dan digantikan oleh jaringan yang serupa dengan jaringan luka.
  • Osteoma
    Osteoma merupakan jenis tumor jinak yang tumbuh di tulang tengkorak kepala. Tumor jenis ini biasanya tidak menimbulkan gejala hanya saja tumor yang tumbuh akan menekan saraf dan menyebabkan penderitanya merasakan gangguan penglihatan dan pendengaran.
  • Patah tulang tengkorak
    Patah tulang tengkorak dapat terjadi dalam berbagai jenis dan tingkat keparahannya. Ada beberapa kasus yang terjadi pada bagian tulang tengkorak yang patah namun tidak menimbulkan nyeri dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun ada juga kasus yang membutuhkan penganganan khusus hingga menjalani tindakan operasi.
  • Penyakit paget
    Penyakit paget merupakan jenis penyakit yang terjadi karena ada kelainan pada pembentukan sel tulang sehingga menyebabkan penderita menjadi mudah patah dan rapuh.

Demikian artikel mengenai Anatomi Tulang Tengkorak Manusia . Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.